Tampilkan postingan dengan label non fiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label non fiction. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2014

Cat Stories

Cat Stories
by. James Herriot
"Setiap kucing memiliki pesona sendiri. Keanggunan dan kecantikan bawaan mereka, serta kasih sayang mereka sebagai respons yang mendalam membuatku sangat menyayangi kucing-kucing itu" -James Herriot

Memiliki kucing adalah sebuah hiburan bagi keluarga. Melihat tingkah polah serta kenakalan mereka bagai mengawasi dan merawat anak kecil. James Herriot dalam buku Cat Storiesini bercerita tentang pengalamannya selama menjadi dokter hewan.

Dimulai dari Kisah "Alfred si Kucing Toko Permen". Alfred senang memperhatikan pengunjung toko Geoffrey Hatfild, memperhatikan dengan serius sang majikan melayani pelanggan satu-persatu, duduk di ujung meja.

Kamis, 04 September 2014

By Their Father's Hand: Kisah Nyata Pembantaian Keluarga Wesson

By Their Father's Hand:
 Kisah Nyata Pembantaian Keluarga Wesson
Petugas kepolisian Eloy Escareno adalah orang pertama yang memasuki rumah itu. Petugas Tello mengikutinya dari belakang. "Keluarlah anak-anak, tidak apa-apa", kata Tello.

Dengan pistol yang terangkat, Escareno berjalan di lorong yang gelap, lalu perlahan mendekati pintu kamar tidur di bagian tenggara rumah. Pintu kmar itu sedikit terbuka. Dengan tangannya yang bebas, dia mendorong hingga pintu itu terbuka lebar. Kamar itu gelap gulita dan sunyi senyap. Escarano berjalan masuk. Dia menyorotkan ke seberang ruangan, tapi matanya belum terbiasa dengan gelapnya kamar dan yang dapat dilihatnya hanyalah sebentuk bayangan samar yang semakin jelas. Tiga peti mati besar bersandar di dinding. Petugas Tello masuk dan menemukan sakelar lampu di dinding, lalu menyalakan.

Escarano terhenyak dan menjatuhkan pistolnya.

Di sisi peti, tepatnya di sebelah timur laut kamar itu, mayat-mayat ditumpuk menjadi satu. Lantainya telah berkubang darah. Yang paling jelas terlihat adalah para korban dewasa; tubuh mereka menutupi mayat anak-anak...

Kamis, 28 Maret 2013

Chairul Tanjung si Anak Singkong

Chairul Tanjung Si Anak Singkong-
Tjahja Gunawan Diredja
**Spoiler Alert** Buku "Chairul Tanjung si Anak Singkong" ini bukan hanya cerita perjalan hidup pak CT dalam merintis usaha mulai nol hingga sukses. Buku biografi ini isinya lengkap mulai cita-cita dan impian beliau yang belum tercapai -yang mana Impian itu bukan untuk beliau pribadi tapi untuk Indonesia. Bagi saya pribadi, ini Sebuah motivasi dan cambuk dari pak CT untuk generasi muda Indonesia.

Dalam review ini, banyak sekali yang ingin saya rangkum setelah membacanya. Maaf jika rangkuman saya ini panjang.

Senin, 10 September 2012

Jalan Sunyi Seorang Penulis

Jalan Sunyi Seorang Penulis
by. Muhidin M. Dahlan
Seorang yang semasa kecil Rabun membaca, Rabun menulis, dan Rabun berhitung, dengan tiga rabun itulah ia lulus dengan predikat terbaik di tiga kecamatan semasa sekolah. Dan menjadi seorang penulis dikemudian hari.

Buku ini menurut saya sangat suram isinya. Mungkin karena buku ini berdasarkan pengalaman si penulis dalam menapaki suramnya dunia kepenulisan. Si Penulis seolah bicara pada dirinya sendiri, maka tulisannya pun blak-blakan. 

Ia pun mewarning pada para penulis belia: 
"Ingat-ingatlah Kalian hai penulis-penulis belia; bila kalian memilih jalan sunyi ini maka yang kalian camkan baik-baik adalah terus membaca, terus menulis, terus bekerja, dan bersiap hidup miskin. Bila empat jalan itu kalian terima dengan lapang dada sebagai jalan idup, niscaya kalian tak akan berpikir untuk bunuh diri secepatnya"

Minggu, 17 Oktober 2010

Anne Frank (The Diary of Anne Frank)

The Diary of a Young Girl
by. Anne Frank
Anne Frank seorang gadis yahudi pemberani yang menulis buku harian dalam persembunyian “Secret Annex” selama Perang Dunia II. Anne menulis catatan harian sejak 12 Juni 1942. Semula ia hanya menulis untuk dirinya sendiri hingga suatu ketika pada 1944 ia mendengar sebuah stasiun radio di London menyiarkan pidato Gerrit Balkestein, seorang pejabat pemerintah Belanda yanghidup di pengasingan. Dalam pidato itu Gerrit Balkestein berniat mengumpulkan berbagai catatan saksi sejarah penderitaan rakyat Belanda semasa penjajahan Jerman.

Terakhir kali Anne menulis buku hariannya pada 1 Agustus 1944. Selang tiga hari kemudian (4 Agustus 1944) Anne beserta tujuh orang yang bersembunyi di Secret Annex ditangkap. Anne dipindahkan dari Auschwitz dan dibawa ke Belgen-Belsen, kamp kosentrasi dekat Hannover (Jerman). Epidemi Tifus yang menyebar di musim hujan antara 1944-1945, sebagai akibatnya kondisi kesehatan yang menghebohkan, menewaskan ribuan tahanan, termasuk AnneAnneFrank meninggal tahun 1945 pada usia 15 tahun. Ia mungkin meninggal akhir Februari atau awal Maret. Mayatnya dibuang di pemakaman umum Belgen-Belsen. Kamp tersebut dibebaskan oleh pasukan Inggris pada 12 April 1945.

Otto Frank (ayah Anne) adalah satu-satunya dari delapan orang “Anex” yang bertahan hidup di kamp kosentrasi. Setelah Auschwitz dibebaskan pasukan Rusia, ia kembali ke Amsterdam. tiba di Amsterdam pada 3 Juni 1945, menetap disana sampai 1953, lalu pindah ke Basel (Switzerland). Sampai ajal menjemputnya pada 19 Agustus 1980, Otto Frank meneruskan hidupnya di Birsfelden, kawasan luar Basel, di situ ia mengabdikan diri untuk berbagi pesan-pesan diari putrinya dengan orang-orang di seluruh dunia.

Jumat, 28 Agustus 2009

Andy's Corner: Kumpulan Curahan Hati Andy F. Noya

Andy's Corner
by. Andy F. Noya
Sebuah buku kecil yang penuh dengan inspirasi dan motivasi dari curahan hati seorang Andy F. Noya. 
Bagian yang paling saya suka pada bab Buku (h. 27). Berikut saya kutip sekelumit curahan hati Andy F. Noya pada paragraf pertama dan akhir.
Saat menulis Andy's Corner ini, saya sedang berada di sebuah kafe di sudut toko buku Borders Sidney Australia. Kafe yang tidak begitu luas itu terasa hangat dan menyenangkan. Pengunjung ada yang sibuk ngobrol, tapi lebih banyak yang asyik membaca. Saya betul-betul menikmati "oase", ditengah hiruk pikuk kota Sidney, sore itu.

Karena itu, gairah saya meledak-ledak . Melihat orang-orang yang sedang asyik membaca membuat semangat saya kembali menyala-nyala. Suatu hari nanti, saya bermimpi, di setiap sudut kota, di setiap desa, di setiap kampung di Indonesia, saya melihat orang-orang yang sedang asyik membaca. Tidak peduli tua atau muda. Tidak peduli kaya atau miskin. Mereka membaca

Saya berharap budaya membaca semakin meningkat di Indonesia. Semoga!

Sabtu, 18 April 2009

The Naked Traveler

The Naked Traveler
by. Trinity
Buku ini berisi catatan seorang backpacker wanita Indonesia keliling dunia. Isinya bukan perjalanan melulu / kumpulan foto / budget untuk traveling (seperti blog traveling orang Indonesia kebanyakan). Tapi lebih pada cerita pengalaman seru dan tips traveling sang penulis. Lucu-lucu judul ceritanya (Kumbang, Pantat dan Kentut; Hotel Kelebihan Bintang; Sandal Jepit Pejabat) – Judul judul lucu begini mengingatkan pada Novel Lupus yang sering saya baca saat SD dan SMP.

Atau halaman favorit saya “Pulau Indah Terjajah” (Pernah dengar pulau Cubadak? Terletak di Sumatera Barat, perjalanan dari Padang dapat ditempuh 2,5 Jam naik mobil ke arah selatan & 10 menit naik speedboat. Atau Pulau Gangga? Terletak di Sulawesi Utara 2 Jam naik mobil dari Manado & sejam naik speedboat. Atau Pulau Manyawakan? Salah satu pulau di kepulauan Karimunjawa; Pulau Moyo di Sumbawa; Pulau Wainaratua di Kalimantan Timur; Raja Ampat di papua – yang sayangnya – pulau pulau tersebut dimiliki / dikelola oleh orang asing…